Artikel

Solusi Terbaik untuk Polip Hidung dan Sinusitis

Share
  • Twitter
  • Facebook
Solusi Terbaik Untuk Polip Hidung dan Sinusitis

Pengobatan Polip Dan Sinusitis Dengan FESS / BSEF

Polip hindung merupakan benjolan patologis pada rongga hidung, lunak, licin dan bening atau pucat kadang-kadang berwarna kekuningan, abu-abu atau kemerahan. Gejala subyektif polip hidung adalah buntu hidung progresif, pilek kental, suara bindeng dan pusing. Polip hidung biasanya disertai dengan sinusitis.


Apakah yang dimaksud dengan sinusitis?
Sinusitis adalah radang pada mukosa (selaput lendir) sinus paranasal.

Gejala subyektif sinusitis:
  1. Pilek dengan sinus kental berbau, warna kekuningan / kehijauan / kadang-kadang sukar dikeluarkan melalui hidung, tetapi sering keluar melalui tenggorokan.
  2. Batuk kronis akibat lendir jatuh ke tenggorokan.
  3. Pusing / sakit kepala, lokasinya tergantung sinus yang sakit, bisa dipipi, antara dua mata, dahi, puncak kepala atau belakang kepala.
  4. Hidung tersumbat.
  5. Demam bila snusitis akut.
  6. Kadang-kadang disertai dengan gangguan penciuman.
  7. Pada anak dapat disertai radang telinga.

Apa yang dimaksud dengan FESS / BSEF?
FESS / BSEF (Functional Endoscopy Sinus Surgery / Bedah Sinus Endoskopi Fungsional) merupakan tehnik operasi / pembedahan yang dilakukan pada penyakit hidung dan sinus paranasal (misalnya sinusitis, polip dll) dengan bantuan alat endoskopi. Dengan menggunakan alat endoskopi, rongga sempit pada hidung dan sekitarnya yang sulit dilihat dengan mata secara langsung akan tampak dengan jelas, sehingga kelainan kecil pun dapat diketahui.

Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum operasi FESS / BSEF?
Penderita akan dilakukan pemeriksaan mulai dari sakit, pemeriksaan fisik, pemeriksaan foto rontgen dan CT-SCAN. Penderita diberikan terapi pendahuluan untuk persiapan operasi.

Perawatan Pasca Operasi
Keberhasilan operasi FESS / BSEF juga ditentukan perawatan pasca operasi, minimal 4 (empat) kali, pada : Minggu pertama, minggu kedua, minggu ke empat dan minggu ke enam.

Tujuan Perawatan
  1. Membersihkan bekas operasi.
  2. Mencegah perlengketan luka operasi.

  3. Apa kelebihan operasi menggunakan tehnik FESS / BSEF?
    Kelebihan tehnik FESS / BSEF adalah :
    1. Dapat melihat dengan lebih jelas struktur anatomi dan kelainan didalam rongga hidung dan sinus paranasal.
    2. Dapat menentukan lokasi penyakit dengan tepat.
    3. Luka operasi minimal (tidak ada irisan operasi didaerah muka).
    4. Penyembuhan lebih cepat.
    5. Lebih nyaman.
    6. Fungsi hidung dan sinus paranasal dapat dipertahankan.
    7. Dapat dibuat dokumentasi.
    8. Rongga hidung merupakan rongga berbentuk piramid, relatif sempit, banyak tonjolan dan lipatan. Disekitar rongga hidung didapatkan rongga-rongga tulang yang berhubungan dengan hidung yang disebut sinus paranasal
      Macam - macam Sinus Paranasal :
      1. Sinus Maksilaris (sinus pipi).
      2. Sinus Ethmoidalis (diantara dua mata).
      3. Sinus Frontalis (sinus dahi).
      4. Sinus Sphenoidalis (dibelakang bola mata) masing-masing sinus berjumlah 2 (sepasang).
      5. Mengingat bentuk hidung yang demikian ini, pemeriksaan maupun penanganan kelainan pada rongga hidung menggunakan bantuan endoskopi menjadi pilihan.
RS PHC Surabaya
Jl. Prapat Kurung Selatan 1 Tanjung Perak, Surabaya, Indonesia

Fasilitas Rawat Inap RS PHC Surabaya

Banner 270 x 120 pxlBanner Space 370 x 120 pxl
Ruang Tamu Berlian,Berlian Buffed,Fasilitas Kamar Berlian
RS PHC Surabaya
Jl. Prapat Kurung Selatan No. 1 Tanjung Perak - Surabaya
 | Phone : +62 31-329 4801 - 3 | Fax. : +62 31-329 4804
IGD 24 Jam : +62 31-329 4118