Artikel

Penyuluhan Kesehatan PHC

  • 28 November 2017 13:30
  • Kategori Event
  • Visits: 44
Share
  • Twitter
  • Facebook
  

BERANGKAT SELAMAT, BEKERJA SELAMAT, PULANG SELAMAT !


Pesan itulah yang selalu diucapkan dokter Rini saat memberikan materi edukasi kesehatan: mengenal tanda-tanda tubuh sebelum anfal, di Terminal Mirah Pelabuhan Tanjung Perak Jumat (24/11).
Tim medis RS PHC Surabaya dari PT Pelindo Husada Citra (PT PHC) bekerja sama dengan PT Adi Nusantara Logistik dan PT Adimas Bahtera Harapan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi atau edukasi kesehatan kepada 50 pekerja Pelabuhan Tanjung Perak. Sosialisasi yang disampaikan oleh dr. Rini Murtisari, dokter IGD RS PHC Surabaya ini bertujuan untuk meminimalisir angka kecelakaan kepada para pekerja pelabuhan terutama untuk kegiatan stevedoring.
Pasalnya kecelakaan pernah terjadi pada pekerja pelabuhan saat melakukan proses bongkar kendaraan dari kapal ke tempat tujuan. "Akibatnya perlu diadakan evaluasi agar kejadian yang sama tidak terulang kembali”, terang salah satu panitia pelaksana kegiatan Selain itu, manajemen logistik perlu memperkenalkan prinsip K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) kepada para pekerja pelabuhan. Dokter Rini begitu ia sering disapa, menjelaskan bahwa anfal memiliki pengertian suatu keadaan tidak sadar atau sering disebut pingsan mendadak bagi orang-orang awam. Dalam keterangannya, dokter Rini menyampaikan bahwa tanda-tanda awal sebelum anfal antara lain adalah kesemutan pada setengah bagian wajah, jalan sempoyongan, rasa berputar, penglihatan ganda, dan penyempitan pandangan. Dalam rangka mengatasi kecelakaan akibat anfal, ia juga menyampaikan aperlu dilakukan pemeriksaan fisik meliputi pemeriksaan tekanan darah, Frekuensi denyut nadi dan pernafasan sebelum bekerja. "Seharusnya sebelum bekerja semua pekerja sudah dipastikan fit to work, pemeriksaan tersebut bisa didapatkan di klinik khususnya di klinik K3 perusahaan” jelas Dokter Rini Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari para peserta sosialisasi, salah satunya adalah dari Bapak Teguh (49) tentang pengaruh minuman kopi dan suplemen kesehatan terhadap kesehatan. Dengan tegas Dokter Rini menjawab bahwa kopi mengandung zat yang dinamakan kafein, dan tubuh hanya mampu menyerap kafein sebesar 0,5 mili. "Jika terlalu banyak maka akan terjadi overdosis yang dapat menyebabkan jantung berdebar, migrain, dan sering buang air kecil sehingga dapat mengganggu terhadap pekerjaan” Masih ia jelaskan bahwa minuman bersuplemen dapat merusak ginjal. "Jika ginjal tidak mampu lagi menyaring darah, maka yang beredar dalam darah kita adalah racun. Efek yang dapat terjadi yaitu lemas, pusing anemia dan masih banyak lagi”, sambungnya. Untuk mencegah kantuk dan menjaga stamina, Dokter Rini memberikan saran agar makan makanan yang bergizi seimbang dan rutin berolahraga serta istirahat yang cukup. Zat suplemen bisa didapatkan dengan cara aman melalui Vitamin C atau Vitamin B Kompleks yang sesuai dengan dosis yang disarankan.(ghs)
TENTANG PT PHC

PT Pelindo Husada Citra atau yang biasa disingkat dengan PT PHC adalah perusahaan yang bergerak dalam pengembangan bisnis bidang kesehatan, dengan unit pengusahaan rumah sakit, klinik kesehatan dan klinik K3, katering, dan pengelolaan layanan kesehatan bagi masyarakat umum maupun pegawai perusahaan. PT PHC merupakan anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), yang memiliki banyak prestasi di bidang kesehatan melalui keberadaan Rumah Sakit PHC, antara lain: Consolation Prize Winner of Indonesia WOW Service Excellence 2015, Lulus Akreditasi KARS tahun 2016 dengan status kelulusan PARIPURNA dan telah memiliki ISO 9001:2008.

Info Facebook: Rumah Sakit PHC Surabaya, instagram: rsphc_sby  atau follow Twitter : @rsphc_sby

Fasilitas Rawat Inap RS PHC Surabaya

Banner 270 x 120 pxlBanner Space 370 x 120 pxl
Ruang Tamu Berlian,Berlian Buffed,Fasilitas Kamar Berlian
RS PHC Surabaya
Jl. Prapat Kurung Selatan No. 1 Tanjung Perak - Surabaya
 | Phone : +62 31-329 4801 - 3 | Fax. : +62 31-329 4804
IGD 24 Jam : +62 31-329 4118