Artikel

20 August 2015 09:29 0 Komentar

Mengapa Harus Waspada Makanan Bakar?

Kategori Tip Kesehatan Visits: 981
Tips Memasak makanan dengan cara dibakar atau di panggang yang sehat oleh dokter Shinta Besly RS PHC Surabaya

Apa Yang Perlu Diperhatikan pada Makanan Bakar/Panggang?


Setiap makanan yang cara memasaknya tidak dengan sempurna, baik dan benar pasti akan ada efek negatif bagi tubuh. Begitu pula dengan pertanyaan lebih berbahaya mana antara makanan yang digoreng dengan yang dibakar/panggang. Jawabannya kembali pada cara memasaknya, sudah baik dan benar atau tidak, penjelasan dr. Shinta Besly (dokter RS PHC Surabaya).

Cara memasak lele misalnya, yang digoreng dalam waktu lama sampai kering tentu lebih tidak sehat dibanding dibakar dengan metode yang benar. misal memanggang dengan diberi aluminium foil, tidak kontak langsung dengan arang dan tidak dalam waktu lama. Nah, kebanyakan kita suka kontak langsung dengan arang ketika membakar ikan atau daging, membakarnya lama hingga gosong yang dinilai akan lebih enak. Namun cara ini yang tidak sehat bagi tubuh kita karena protein daging itu akan berubah menjadi senyawa karsinogenik, jika kita konsumsi akan memapar tubuh yang memiliki kanker dan akan menyebabkan inisiasi bagi tubuh mereka dan benar-benar akan terkena kanker.


Tips Konsumsi Makanan Panggang oleh dr. Shinta Besly


Salah satu tips jika ingin makan makanan bakaran, yang pertama usahakan dibumbui dulu seperti diberi kecap atau dilapisi bumbu. Kedua, jangan sampai kontak langsung dengan arang. Coba bungkus dulu dengan aluminium foil lalu dibakar. Ketiga, bila sering konsumsi makanan bakar, jgn lupa konsumsi zat antioksidan seperti sayur atau buah untuk menangkal senyawa karsinogen pd ikan / daging bakar yang tak terkendali

Waspadai juga bila memanggang ikan/daging diatas bakaran yang asapnya tebal karena kayu diberi minyak tanah. Akan lebih sehat bila menggunakan batu bara asli. Jangan dibayangkan ekses zat karsinogenik itu akan bereaksi langsung terhadap tubuh. Kanker itu tumbuh bertahap. Mulai dari inisiasi yang dipapar zat karsinogenik, kemudian memasuki fase promotor, yakni sel sudah rentan terpapar zat karsinogenik itu akan bermutasi menjadi sel kanker. Dan fase berikutnya yakni progresif yang pertumbuhan sel kanker tidak bisa dikendalikan yang akhirnya menjadi kanker.

Tentu perlu lebih waspada lagi bila makanan bakar bukan kita sendiri yang membakar. Resikonya lebih rumit lagi untuk diantisipasi dan kendalikan. Padahal yang mengonsumsi juga keluarga kita


RS PHC Surabaya
Jl. Prapat Kurung Selatan 1 Tanjung Perak, Surabaya, Indonesia
Terakhir diubah: 20 August 2015 11:34
Share
  • Twitter
  • del.icio.us
  • Digg
  • Facebook
  • Technorati
  • Reddit
  • Yahoo Buzz
  • StumbleUpon

Fasilitas Rawat Inap RS PHC Surabaya

Banner 270 x 120 pxlBanner Space 370 x 120 pxl
Ruang Tamu Berlian,Berlian Buffed,Fasilitas Kamar Berlian
RS PHC Surabaya
Jl. Prapat Kurung Selatan No. 1 Tanjung Perak - Surabaya
 | Phone : +62 31-329 4801 - 3 | Fax. : +62 31-329 4804
IGD 24 Jam : +62 31-329 4118