Artikel

WASPADA "DIFTERI"

Share
  • Twitter
  • Facebook

Penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman corynebacterium diphtherice ditandai dengan adanya peradangan pada tempat infeksi, terutama pada selaput bagian dalam saluran pernapasan bagian atas, hidung dan juga kulit. Penyakit ini sangat mudah menular dan berbahaya karena dapat menyebabkan kematian pada 5-10% penderita.


Bagaimana Difteri menular?

 

Difteri menular dari manusia ke manusia bila terjadi kontak dengan penderita dan carrier 
(orang sehat yang terinfeksi difteri namun tetap bisa menularkan kuman difteri), yaitu melalui:

 

1.Percikan ludah yang keluar saat batuk atau bersin

2.Kontak langsung dengan permukaan kulit atau luka terbuka

3.Kontak dengan benda-benda yang terkena kuman difteri (mainan, pakaian, kasur, dsb) Siapa yang bisa tertular?

Semua kelompok usia dapat tertular penyakit ini, terutama anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

 

 

Gejala

1.Demam lebih kurang 38 C

2.Adanya pseudomembran di tenggorokan, yaitu selaput berwarna putih keabuan/kebiruan yang tidak mudah lepas dan mudah berdarah

3.Hidung berair

4.Bengkak di area leher seperti leher sapi (bullneck)nyeri saat menelan

5.Kesulitan bernafas atau sesak nafas disertai bunyi (stridor)

Akibat

1.Tersumbatnya saluran pernapasan

2.Peradangan dan kelumpuhan otot jantung

3.Kematian

Apa yang harus dilakukan bila seseorang mempunyai gejala seperti di atas ?

1.Datanglah ke pelayanan kesehatan terdekat

2.Penderita harus dirawat di ruang isolasi

3.Mengetahui apakah sudah menderita penyakit difteri.



Fasilitas Rawat Inap RS PHC Surabaya

Banner 270 x 120 pxlBanner Space 370 x 120 pxl
Ruang Tamu Berlian,Berlian Buffed,Fasilitas Kamar Berlian
RS PHC Surabaya
Jl. Prapat Kurung Selatan No. 1 Tanjung Perak - Surabaya
 | Phone : +62 31-329 4801 - 3 | Fax. : +62 31-329 4804
IGD 24 Jam : +62 31-329 4118