Milestone

Rumah Sakit PHC Surabaya dari Masa ke Masa

Rumah Sakit PHC Surabaya (RS. PHC) berdiri pada 1965 dengan layanan yang tersedia adalah klinik umum, klinik ibu dan anak, serta klinik gigi dan radiologi. Pada 1966, diresmikan menjadi institusi pelayanan kesehatan untuk pegawai Badan Pengusahaan Pelabuhan dan keluarganya. Mulai saat itulah institusi tersebut dikenal dengan nama Port Health Centre (PHC). Seiring dengan perkembangan kemampuan pelayanan, pada 1970, RS. PHC juga melayani masyarakat umum.


Kemudian pada tahun 1985, Departemen Kesehatan merekomendasikan RS. PHC sebagai rumah sakit yang setara dengan rumah sakit umum tipe C.

Setelah berlangsung selama tujuh tahun, sejak 1 Januari 1992 pengelolaan orientasi bisnis PHC berubah, dari pusat biaya (cost center) menjadi pusat laba (profit center) dan kewenangannya pun menjadi lebih besar untuk mengelola kegiatannya sendiri.

Per 1 September 1999, RS. PHC resmi mengalami pemisahan pengelolaan perusahaan, menjadi anak perusahaan PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) dan selanjutnya tanggal tersebut menjadi hari jadi rumah sakit hingga sekarang. Tujuan pemisahan pengelolaan tersebut adalah untuk meningkatkan kemandirian perusahaan yang diharapkan berujung pada peningkatan mutu pelayanan.Semenjak pemisahan pengelolaan tersebut, RS. PHC semakin berbenah. Banyak hal dilakukan dan diraih.

Tahun 1999, RS. PHC berhasil mendapatkan akreditasi penuh tingkat dasar untuk rumah sakit tipe C dari Departemen Kesehatan RI.

Tahun 2002 , mengoperasionalkan gedung klinik spesialis terpadu dan kamar operasi. Selain itu, RS. PHC juga melengkapi diri dengan CT Scan (computed tomography scanner) untuk pencitraan (imaging) organ dalam pasien.

Tahun 2003, melengkapi fasilitas kamar operasi yang mengarah pada kemampuan pembedahan minimal sayatan (minimal invasive) melalui pengoperasian alat pencitraan secara real time pada saat dilakukan operasi C-Arm dan alat laparoscope-endoscope. Pada tahun ini pula dioperasikan ruangan ICU dan pelayanan cuci darah (hemodialisa) yang memadai untuk memenuhi tuntutan pelanggan.

Tahun 2004, untuk pertama kalinya berhasil melakukan operasi sinus tanpa operasi dengan menggunakan endoskopi atau disebut functional endoscopy sinus surgery (FESS).

Tahun 2005, untuk mendukung posisi RS PHC sebagai trauma centre di wilayah pasarnya, dilakukan peningkatan kelengkapan fasilitas pelayanan gawat darurat pada. Hal ini terbukti dengan kesiapan IGD RS. PHC pada saat menangani musibah masal, baik kecelakaan kapal maupun kebakaran.

Tahun 2006, beberapa operasi baru dapat dilaksanakan, diantaranya operasi tumor otak, operasi pada tulang belakang, dan operasi memperbaiki posisi kaki bengkok karena cacat bawaan lahir (CTEV - congenital talipes equino varus).

Tahun 2007, kemampuan operasi semakin berkembang dengan kemampuannya melakukan bedah skoliosis (perbaikan pada tulang belakang yg bengkok), penggantian tulang kaki, replantasi dengan bedah mikro, pengangkatan rahim melalui vagina (transvaginal hysterctomy), serta operasi rekonstruksi payudara trans recto abdominal atau TRAM.

Tahun 2008, untuk mendukung permintaan rawat inap pasien, dilakukan peningkatan kapasitas rawat inap dengan mulai dioperasikannya Grha PHC sehingga secara keseluruhan RS PHC berkapasitas 200 TT. Selain itu, pada tahun ini pula diluncurkan dua produk baru, yaitu pelayanan untuk mendeteksi penyebab gangguan tidur karena mendengkur dengan menggunakan alat polisomnografi. Untuk mendukung pelayanan ini, RS. PHC melengkapi dengan sleep lab, dimana kamar tidur pasien didesain menyerupai kamar tidur rumah. RS PHC Surabaya juga melakukan operasi katarak dengan phacoemulsifikasi, dimana pembedahan dapat dilakukan hanya dengan irisan kurang lebih 2 mm. Operasi lain yang bisa dilakukan adalah rekonstruksi total pada lutut (total knee reconstruction), operasi untuk saraf tulang belakang yang terjepit (herniasi nucleus purpous atau HNP) dan operasi penggantian kepala tulang paha (austin more protesa atau AMP). Pada tahun ini pula, dalam rangka meningkatkan penjaminan mutu pelayanan, didapatkan Akreditasi Penuh 16 pelayanan untuk kali pertama.

Tahun 2009, pelayanan untuk kamar operasi semakin meningkat, meliputi reduksi adenoid, rekonstruksi tumor mata, pemasangan alat pacu jantung permanen, tranplantasi (cangkok) kornea mata, serta penanganan wasir atau hemoroid dengan alat circular stapler (minimal pembedahan).

Tahun 2010, pelayanan lain yang dikembangkan adalah Pelayanan Gizi. RS PHC mendapatkan izin penyehatan makanan jasa boga golongan B dari Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Surabaya dan mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. Pada tahun ini pula mulai dikembangkan pelayanan Diet Gizi, sehingga menjadikan pelayanan yang seimbang dengan asupan gizi yang seimbang. Pelayanan Diet Gizi juga melayani masyarakat umum dengan delivery untuk beberapa area.

Tahun 2011 Kemampuan operasi kembali meningkat dengan keberhasilan operasi SILS (single incisi laparoscope surgery). SILS adalah teknik operasi menggunakan satu sayatan di bawah pusar, misalnya untuk appendectomi (operasi usus buntu) dan cholesistectomi (pengambilan batu empedu). Dalam pelayanan kesehatan bayi dan anak, RS PHC banyak melakukan perawatan pada pasien bayi yang lahir dengan berat badan yang sangat kurang. Dari segi manajemen, RS PHC Surabaya berhasil meraih penghargaan sebagai champion dalam ajang Surabaya Service Excellent Award (SSEA) yang diselenggarakan Mark Plus Inc pada kategori rumah sakit dengan 200 TT.

Keberhasilan tersebut tentunya juga karena dukungan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itulah, RS PHC berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan melaksanakan bakti sosial secara rutin, bantuan bencana alam dan operasi bakti sosial untuk penderita CTEV (kaki bengkok), Hipospadia (lubang air kencing yang tidak normal) dan Bibir Sumbing. Untuk pelayanan operasi Bibir Sumbing, penderita anak  anak yang tidak mampu dapat melakukan operasi secara gratis di RS PHC. Kesemuanya ini diharapkan dapat mendukung kepercayaan diri anak anak tersebut di masa depan.

Tahun 2012 Rumah Sakit PHC Surabaya mendapatkan standarisasi dari badan-badan resmi baik nasional maupun internasional dengan tujuan untuk memberikan bukti kepada masyarakat bahwa Rumah Sakit PHC Surabaya memiliki komitmen yang terbaik dalam pelayanannya.

a.Rumah Sakit PHC Surabaya untuk ketiga1 kalinya meraih penghargaan dalam ajang Surabaya Service Excellent Award (SSEA) sebagai BEST CHAMPION untuk kategori rumah sakit dengan TT diatas 200 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc.

b.Sertifikasi HACCP kembali dilaksanakan sebagai supaya untuk meningkatkan standarisasi keamanan pangan khususnya makan pasien rawat inap. sertifikasi ISO 9001:2008 Sistem Manajemen Mutu untuk pelayanan Laboratorium Rumah Sakit PHC Surabaya dapat diperoleh.

Tahun 2013, Rumah Sakit PHC Surabaya kembali berupaya meningkatkan kemampuan operasi Kateterisasi Jantung mulai dari mendeteksi lokasi terjadinya sumbatan pembuluh darah koroner jantung hingga tindakan membuka sumbatan pembuluh darah koroner dengan menempatkan ring/stent (PCI-Percutaneous Coronary Intervention)

Dari segi manajemen,Sertifikasi ISO 9001:2008 Manajemen Mutu untuk Pelayanan Rawat Inap dapat diperoleh melengkapi Sertifikasi HACCP Pelayanan Gizi Pasien dan ISO 9001:2008 Pelayanan Laboratorium.

Untuk keempat kalinya penghargaan dalam ajang Surabaya Service Excellent Award (SSEA) untuk kategori rumah sakit dengan TT diatas 200 dari Mark Plus Inc dapat dipertahankan.

Tahun 2014 Kemampuan operasi terus meningkat dengan keberhasilan Microdecompression tindakan pembedahan mikro untuk mengatasi nyeri punggung (Kecetit). Di tahun ini pula Rumah Sakit PHC memberikan kemudahan dengan diluncurkan Microneurotomy terhadap pasien pasca Stroke, Cedera Otak, Cedera Sumsum Tulang Belakang dengan satu kali tindakan tanpa perlu rawat inap.

Dari segi manajemen, Rumah Sakit PHC Surabaya telah menjalin kerjasama dengan BPJS pada awal penghujung tahun 2012

Untuk kelima kalinya penghargaan dalam ajang Surabaya Service Excellent Award (SSEA) untuk kategori rumah sakit type B dari Mark Plus Inc dapat dipertahankan.

Sebagai upaya peningkatan kualitas & kapasitas pelayanan terutama pada layanan Rawat Jalan, Kamar Operasi & ICU, maka pembangunan Gedung PHC Medical Centre (PMC) telah diresmikan pada tanggal 28 Oktober 2014.

Tahun 2015 Demi meningkatkan kualitas & kapasitas pelayanan pasien khususnya di Kamar Operasi dan ICU, tanggal 31 Januari 2015 telah diresmikan 6 Kamar Operasi yang modern dan canggih dilengkapi dengan teknologi pendant system dan pneumatic tube system  serta live surgery untuk video conference, ruang ICU yang lebih luas, canggih dan modern dengan kapasitas 12 tempat tidur ICU (Intensive Care Unit), 2 tempat tidur PICU (Pediatric Intensive care Unit), dan 2 tempat tidur NICU (Neonatus Care Unit)

Tahun 2016 Rumah Sakit PHC Surabaya berhasil meraih kelulusan untuk Akreditasi Versi 2012 dari KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit) dengan tingkat kelulusan "PARIPURNA".

Tahun 2017 Menerima penghargaan HIV Award "GOLD MEDAL" pada Penganugerahan Gelar Ketenagakerjaan Tahun 2017. Kemudian dalam rangka meningkatkan kapasitas layanan Hemodialisa, RS PHC Surabaya menambah jumlah mesin Hemodialisa sebanyak 18 sehingga total kapasitas mencapai 45 bed/hari.

Dari sisi kemudahan pasien dalam proses pembuatan akte kelahiran bagi pasien melahirkan di RS PHC Surabaya pun telah dipermudah dengan kerjasama dari Pemerintah Kota Surabaya sehingga dapat dibuat secara online.

Tahun 2018 RS PHC Surabaya melakukan inovasi dengan membuka layanan PHC Baby Day Care, yaitu layanan penitipan anak usia dibawah 3 tahun. Diresmikan oleh Direktur PT PHC dr. Agus Akhmadi dan Direktur Pelindo 3 Ari Askhara, layanan ini benar-benar melengkapi kebutuhan bagi masyarakat yang ingin menitipkan putra dan putri mereka dengan pengawasan yang komprehensif, mulai gizi hingga tumbuh kembang mereka.

Guna mendukung layanan di RS PHC Surabaya, alat MRI 1.5 Tesla didatangkan untuk melengkapi fasilitas yang telah ada. Kemudian Gedung Medical Check Up dilakukan "Re-Design" untuk semakin memanjakan para pasien yang ingin melakukan Medical Check Up. Selain itu PT PHC selaku pengelola RS PHC Surabaya melebarkan sayap untuk melayani masyarakat Banjarmasin dengan membuka Klinik Medis PHC Banjarmasin.

Untuk penghargaan sendiri RS PHC Surabaya berhasil menyabet beberapa gelar bergengsi, seperti menerima HIV Award "Gold" medal dan juara lomba Sarana Rumah Sakit Kelas B dalam kegiatan Surabaya Health Season.

Tahun 2019 Di tahun ini RS PHC Surabaya banyak melakukan terobosan dan inovasi baru, seperti alat Revolix Duo yang canggih untuk operasi kasus prostat dan urologi lainnya, layanan antar obat sehingga tidak perlu antri dan implementasi pendaftaran online via aplikasi PHC Care, CT-Scan 128-Sliced untuk melengkapi MRI 1.5 Tesla sehingga mampu meberikan layanan komprehensif, serta layanan vaksin bagi Jama'ah Umroh.

Penghargaan pun tetap didapatkan tahun ini, seperti HIV Award "Gold", Assessment Penerapan GCG (Good Corporate Governance), juara 3 nasional KAIZEN kategori Perbaikan Berkesinambungan Dunia Pelayanan Kesehatan, serta terakreditasi "PARIPURNA".

Tahun 2020 Tahun ini terjadi Pandemi Covid-19 di Indonesia, RS PHC Surabaya semakin mengutamakan digitalisasi, mulai e-Rekam Medik, e-Laboratorium, e-Radiologi, e-Resep, dan pendaftaran online serta telemedicine. Selain program digitalisasi juga guna melayani masyarakat RS PHC Surabaya di bawah Kementerian BUMN menerima alat PCR Test untuk mempercepat proses tracing dari Covid-19. Kemudian dari Pelindo 3 memberikan juga Ambulance untuk membantu mobilitas dari RS PHC Surabaya.

Selain itu RS PHC Surabaya 4 tahun berturut-turut meraih penghargaan HIV Award dari Dinas Ketenagakerjaan.





 

RS PHC Surabaya

Jl. Prapat Kurung Selatan No. 1
Tanjung Perak - Surabaya
P. +62 31-329 4801 - 3 | F. +62 31-329 4804
IGD 24 Jam. 031 - 3294118
WhatsApp : 08113561849